Lompat ke konten utama
Siaran Pers

Serikat Buruh dan Apindo Targetkan Draft RUU Ketenagakerjaan Terbaru Rampung Dalam Dua Minggu

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea bersamaKetua APINDO Shinta Widjaja dalam konfersi pers di Sekertariat Bersama KBPBI di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026) malam. (KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea bersamaKetua APINDO Shinta Widjaja dalam konfersi pers di Sekertariat Bersama KBPBI di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026) malam. (KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)

JAKARTA, KOMPAS.com - Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Asosiasi Perusahaan Indonesia (Apindo) menargetkan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan terbaru rampung dalam dua minggu. "Target kita kan akhir bulan ini. Jadi, prinsipnya kita punya draft bersama yang sudah disepakati, nanti akan disampaikan ke DPR bersama-sama," ucap Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Apindo Shinta Widjaja Kamdani saat konferensi pers di Sekretariat Bersama KBPBI di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2026) malam. Shinta bilang, Apindo dan KBPBI sedang merumuskan secara bersama-sama setiap pasal yang nantinya akan tertuang dalam draft RUU Ketenagakerjaan terbaru. Sebab, keduanya ingin RUU Ketenagakerjaan terbaru itu bisa memberikan keadilan untuk buruh dan pengusaha.

Begitu pula Apindo yang sudah merumuskan poin-poin penting untuk dimasukkan ke dalam RUU Ketenagakerjaan. Namun, poin-poin dari Apindo dan KBPBI disebut memiliki banyak kesamaan. "Tentunya kalau ditanya banyak sekali kayaknya 'kok ini apa mungkin bisa diterima oleh pengusaha?', sama juga 'apa mungkin bisa diterima oleh buruh?'. Tapi tadi sebenarnya banyak juga persamaannya," jelas dia. Oleh karena itu, tim perumus dari Apindo dan KBPBI berusaha untuk mencari jalan tengah terkait dengan poin-poin yang belum sama, sehingga mencapai kesepakatan. Selain itu, Apindo dan KBPBI akan melakukan studi banding ke empat negara untuk menyempurnakan draft RUU Ketenagakerjaan tersebut.

(Sumber: Serikat Buruh dan Apindo Targetkan Draft RUU Ketenagakerjaan Terbaru Rampung Dalam Dua Minggu)